Kalau Setuju Tendang Satu Kali, Ya

“Berkomunikasi dengan bayi di dalam rahim adalah hak asasi setiap orang tua dan juga merupakan hak bayi untuk diakui dan dihargai sebagai seorang manusia seutuhnya. Komunikasi pra-kelahiran sebenarnya merupakan sesuatu yang mudah, karena komunikasi antara orang tua dan anak muncul dari hati ke hati yang mengalahkan segala bahasa di dunia.”
— Modul Tim HBI —

Bumil-bumil cantik, adek janinnya suka diajak ngobrol nggak? Harus lho. Walaupun masih janin bukan berarti bukan orang dan dianggap belum ada yaaa. Ibu-ibu kalau ngobrol sama janin ngerasa lagi ngobrol sendiri? Yuk yuk, belajar komunikasi efektif (dua arah) sama adik janin ๐Ÿ™‚

Komunikasi pra-kelahiran bermanfaat buat meningkatkan kepekaan dan koneksi intuitif terutama antara ibu dan bayi. Ibu dan bayi jadi lebih terhubung, nantinya saat proses kelahiran tiba, ibu dan bayi bisa saling “bekerjasama”. Bayi dalam kandungan juga baiknya sudah “dikenalkan” dengan calon penolong persalinannya nanti (bidan/dokter), biar bonding ๐Ÿ™‚

Komunikasi efektif dengan bayi bisa dilakukan dengan metode tendangan. Yang perlu diingat, ibu harus dalam keadaan nyaman (tidak sedang lapar, ingin ke toilet, emosi, dll), sediakan waktu khusus minimal 30 menit. Usahakan serileks mungkin, lakukan relaksasi hypnobirthing ya, bisa sendiri atau dengan bantuan suami. Nah terus, lakukan saat bayi dalam keadaan bangun.

Mulai deh ajak ngobrol bayi. Bayinya disapa, bilang kalau kita pengen ngobrol. Kalau adik bayi setuju, mintalah ia menendang satu kali. Tunggu balasannya. Kalau bayi menendang, artinya dia setuju mau ngobrol sama kita. Lanjutin deh obrolannya. Ngobrolnya ya tentang apa aja, tanyain kabarnya, apakah hari ini senang dan sehat, nama apa yang dia pilih, daaannn pertanyaan lainnya yang kepikiran sesuai intuisi masing-masing ๐Ÿ™‚

Perlu diingat, karakter bayi beda-beda. Ada yang sangat komunikatif, ada juga yang tipe pendengar setia yang hanya ngasih jawaban di saat yang dia rasa perlu saja.

Sekilas kaya main-main ya. Ini teh bayi bales nendang emang beneran ngasih jawaban apa kebetulan aja lagi gerak. Hihihi.. Ibu mesti yakin. Komunikasi dengan bayi sejak dalam kandungan itu semacam nutrisi batin buat bayi. Karena masih dalam kandungan dan ga keliatan wujudnya, bukan berarti dia nggak ada kan yah? Teh Okke, Bidan saya suatu kali malah pernah bilang gini; “kalau mau berantem lewat SMS aja ya, biar ga kedengeran dede bayi.”

Pengalaman-Pengalaman

Materi tentang komunikasi efektif dengan janin ini saya dapatkan waktu pelatihan bareng tim HypnoBirthing Indonesia. Waktu itu Bidan Kristina Sembiring yang membuka acara sempat cerita pengalamannya berkomunikasi dengan janin. Bidan Kristina meminta anak keduanya, Key, yang masih dalam kandungan untuk memberi tanda berupa ketukan panjang jika mendekati waktu kelahiran. Dan benar, Key ngasih ketukan panjang selama tiga hari berturut-turut di jam yang sama.

Komunikasi sama janin itu asik banget deh. Waktu hamil Dhuha usia kandungan 29 minggu, dia posisinya masih melintang loh. Terus saya treatment pake posisi knee chest (sujud gitu). Nah, biar efektif, saya nunggingnya sambil ngajak ngobrol si adik. Saya memilih waktu pagi hari setelah salat subuh, biar ngantuk dan ketiduran, jadi ga berasa pegel karena melakukan knee chest-nya mesti lumayan lama (10-15 menit). Sepengetahuan saya, kita bisa lebih konek sama janin kalau rileks. Nah, waktu paling rileks itu adalah sesaat sebelum tertidur dan sesaat sebelum bangun tidur. Sambil nungging sambil diajak ngobrol deh si adik, dan bener aja saya ketiduran. Dua kali knee chest akhirnya muter deh si adik, sampe waktunya lahir dengan posisi letak kepala.

Nah terus, saya pake metode tendangan juga waktu nanya si adik jenis kelaminnya apa. Kalau ditanya, nanti mau dipanggil Mbak? Dia ga respon tuh. Tapi pas ditanya, nanti mau dipanggil Mas? Selaluu merespon ๐Ÿ˜€

Seneng kaaan bisa ngobrol sama janin?

Selain buat senang-senang, komunikasi sama janin bisa dipake buat melakukan koreksi. Koreksi posisi janin, koreksi buat ngelepasin lilitan tali pusat. Seperti pengalaman saya mengoreksi letak si adik yang masih melintang di atas.

Nah untuk masalah koreksi-koreksi ini saya salinkan materi dari Tim HBI di bawah ini yah ๐Ÿ™‚

Koreksi Lilitan Tali Pusar

Untuk koreksi lilitan tali pusat, lakukan metode tendangan yang sudah saya jelaskan di atas. Ingat-ingat, mesti rileks yah. Kalau si adik setuju diajak ngobrol, lakukan pertanyaan lanjutan:

“Apakah ada tali pusar yang melilit di sekitar tubuh adik yang membuat adik kurang nyaman dan tidak bisa bergerak bebas? Jika iya jawab dengan tendangan 2 kali, jika tidak jawab dengan tendangan 1 kali.”

Tunggu jawaban bayi, jika menjawab tidak, lanjutkan dengan obrolan santai lainnya. Jika bayi menjawab iya, katakan sama si adik,

“Apakah adik nyaman dengan keadaan sekarang? Jika nyaman tendang 1 kali, jika tidak tendang 2 kali.”

“Adik sayang, Ibu berharap adik dapat melonggarkan dan meletakkan kembali tali pusar adik di tempat semula, agar adik bisa bermain dengan bebas di rahim Ibu. Jika adik mengerti tendang perut Ibu 1 kali”

Kalo respon bayinya mengerti, lanjut dengan, “Kalau adik sudah melonggarkan dan meletakan tali pusar di tempatnya semula sehingga adik bayi nyaman dan dapat bergerak bebas kembali, tendang perut Ibu 3 kali berturut-turut seperti ini ya (contohkan dengan 3 tepukan lembut di perit Ibu). Jika adik mengerti tendang perut Ibu 1 kali.”

Kalau nggak ada respon, tunggu sebentar, ulangi lagi beberapa kali. Tapiiii.. ingat, jangan memaksa bayi melakukan kehendak orang tuanya, kita hanya mencoba mengkomunikasikan keinginan kita untuk si bayi.

Kalau nggak respon, bisa berikan pilihan, “Adik sayang, silakan pilih waktu yang tepat buat adik melonggarkan dan meletakkan kembali tali pusarmu di tempat yang baik. Jika sudah selesai tolong beritahu Ibu dengan tendang perut Ibu 3 kali berturut-turut.”

Gitu deh. Kata-kata di atas cuma contoh aja ya, bisa diubah dan disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing. Buat koreksi posisi tinggal ubah juga aja kata-katanya.

Sip. Selamat senang-senang ๐Ÿ˜€

*sumber bacaan modul pelatihan “Effective Communication with Your Spirit Baby”,ย  Tim HypnoBirthing Indonesia, 19 Mei 2013ย 

2 thoughts on “Kalau Setuju Tendang Satu Kali, Ya

  1. Pingback: Yeay, Happy Birthday! | superduperdee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s